Berdamai Dengan Diri Sendiri

Tenggelam dalam lautan kesedihan
Terjerat dalam kekacauan dunia

Aku gadis yang belum cukup dewasa
Mencoba berdamai dengan diri sendiri

Tanpa disadari aku sering gagal untuk berdamai 
Terlalu malu mengakui keberadaan 

Hingga kesal dengan masa lalu yang kelam
Akibat dari banyaknya spekulasi terhadap diri sendiri

Terkadang melihat hal yang tidak beres terhadap kehidupan orang lain
Yang sebenarnya itu pantulan ketidakpuasan terhadap diri sendiri

Aku niatkan hati untuk selalu mencoba berdamai dengan diri sendiri
Hingga aku berdamai dengan diri sendiri dengan bantuan Sang Pencipta

Berdamai dengan masa lalu yang kelam
Menerima segala kekurangan dan kelemahan

Aku tidak sempurna 
Tidak ada yang sempurna dan bahkan tidak mungkin menjadi sempurna

Masa lalu yang kelam bukan berarti tidak mempunyai masa depan yang indah
Kegagalan hari ini tidak berarti bahwa kesuksesan hilang selamanya

Aku berdamai dengan segala kesalahan dan kegagalan yang pernah dilakukan
Aku menerima itu semua sebagai bentuk proses kehidupan

Berdamai dengan diri sendiri sehingga bisa mencintai diri sendiri

Aku tidak mau lagi membandingkan diri terhadap orang lain
Aku adalah aku dan aku layak bahagia atas kehidupan ini

Seorang pencinta kopi dan penikmat gunung yang sedang berproses dalam menerapkan “Di berkati untuk menjadi berkat”. Yang selalu mempunyai mimpi untuk bisa menikmati senja di berbagai gunung.

Baca:  Perem-Puan

2 thoughts on “Berdamai Dengan Diri Sendiri”

Leave a Comment

%d bloggers like this: