Membungkuk di balik tirai-tirai dominasi
Melebur, melebur, melebur, dan hancur
Riasannya tentu telah lebih dulu luntur
Rentang pasrah dan juangnya bak tali temali

Hendak ia hitung dan eja seluruhnya
Terlara-lara
Nelangsa
Merana
sebab vagina melekat pada dirinya

Tiada lagi sukar akan sorai yang membentang
Sampai meregang keberadaan jiwanya yang kian liyan
Apapun selainnya menjadi nista yang malang melintang
Nanah yang lebih dulu mekar tak pantas sebagai kebenaran

Baca:  Bidadari Penuh Luka

Leave a Reply

Your email address will not be published.