Pembenci Perempuan

Memuliakan, tapi menghina –
mulai dari rupa hingga busana.
Kecerdasan dianggap ancaman.
Wajah dibilang fitnah.
Ego sembunyi di balik agama
lewat dalil yang dimanipulasi
khusus menguntungkan kaumnya
Untuk apa menikah
bila salah satu dipaksa harus selalu mengaku salah
dan selalu jadi pihak yang kalah?

Yang ada hanya neraka
bertambah di dunia.
Korban dituntut sabar,
meski di rumah diperlakukan kasar
oleh pemilik hati barbar
dan otak bebal!

Penulis dan penerjemah lepas, guru Bahasa Inggris paruh waktu. Hanya bisa bermain dan mengelus kucing peliharaan orang lain, karena kalau adopsi sendiri berisiko kumat alergi. Mendeklarasikan diri sebagai logophile (pecandu huruf) dan bisa ditemukan sedang duduk sendirian dengan kopi, buku, atau laptop di atas meja.

Baca:  Memilih tak Bekerja Juga Hak Ibu

Leave a Comment

%d bloggers like this: