Perempuan Itu

Gambar oleh Jeff Juit / Pixabay

Jangan desak perempuan itu
menjadi sosok wanita ideal versi benakmu

Mungkin kau terlalu terbiasa dituruti
berharap dia mengikuti
nilai-nilai biasmu agar dianggap sejati

Mengapa harus tunduk pada persyaratanmu?

Hinakah bila dia tak sesuai semua harap semu?

Biarkan dia menjadi cantik versinya,
bukan versimu, padahal kau tak berhak

Tak masuk akal selalu memintanya mengalah
agar ego kerdilmu tidak perlu merasa salah

Jangan harap perempuan itu
sudi menerimamu utuh
namun kau curang, memintanya berubah
agar sesuai definisi dangkalmu yang sesungguhnya penuh cela
tuntutan yang tidak kira-kira

Perempuan itu…adalah siapa pun yang dia inginkan,
bukan hanya pemuas inginmu yang kelewatan!

Penulis dan penerjemah lepas, guru Bahasa Inggris paruh waktu. Hanya bisa bermain dan mengelus kucing peliharaan orang lain, karena kalau adopsi sendiri berisiko kumat alergi. Mendeklarasikan diri sebagai logophile (pecandu huruf) dan bisa ditemukan sedang duduk sendirian dengan kopi, buku, atau laptop di atas meja.

Baca:  Kamu, Aku, dan Sepatu

Leave a Comment

%d bloggers like this: