Kenapa aku harus malu?

Apa karena tak memiliki labia?

Aku perempuan tanpa labia

Aku perempuan tanpa titik kenikmatan

Aku perempuan tanpa klitoris

Kemaluanku mengembang kuncup

Tidak tegak, ajaib dan penuh seni keagungan

Aku menghargainya

Ketubuhanku yang gemulai

Membuatku sadar atas keperempuanku

Aku memiliki tanda kenikmatan yang berbeda

Suaraku yang nyaring bagai dewi malam

Kusyukuri

Karena itu keperempuananku

Lantas kenapa identitas menjadi dipertanyakan penuh kebimbangan?

Apakah karena ada seorang perempuan yang tak memiliki labia?

Aku perempuan sejati
Karena bisikan surgawi
Dan angan jahannam

Membuatku semakin menatap tajam

Bahwa aku perempuan sejati

9/9/19

Baca:  Mental Pemerkosa di Media Massa

Leave a Reply

Your email address will not be published.