Perempuan Tanpa Labia

Kenapa aku harus malu?

Apa karena tak memiliki labia?

Aku perempuan tanpa labia

Aku perempuan tanpa titik kenikmatan

Aku perempuan tanpa klitoris

Kemaluanku mengembang kuncup

Tidak tegak, ajaib dan penuh seni keagungan

Aku menghargainya

Ketubuhanku yang gemulai

Membuatku sadar atas keperempuanku

Aku memiliki tanda kenikmatan yang berbeda

Suaraku yang nyaring bagai dewi malam

Kusyukuri

Karena itu keperempuananku

Lantas kenapa identitas menjadi dipertanyakan penuh kebimbangan?

Apakah karena ada seorang perempuan yang tak memiliki labia?

Aku perempuan sejati
Karena bisikan surgawi
Dan angan jahannam

Membuatku semakin menatap tajam

Bahwa aku perempuan sejati

9/9/19

Aktif dalam kegiatan seni tulis menulis, dan performing art. Salah satu karyanya Drama Wanita Tanah Jahannam ditampilkan dalam aksi Gejayan Memanggil dan roadshow di beberapa kampus Yogya. Jessica juga salah satu personil project seni vokal grup transpuan pertama di Indonesia bernama Amuba. Kini ia magang di Cemeti Art Institute.

Baca:  Bagaimana Teolog Feminis Kristen Menghadirkan Tuhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *