Feminis Tak Bisa Masak? Masa sih?

Seseorang yang tidak kukenal pernah mengirimku pesan melalui Direct Message (DM) Instagram: “Palingan perempuan yang kayak kamu itu, yang koar-koar soal feminisme dan kesetaraan gender, perempuan yang nggak bisa masak yang kerjaannya cuma pengen leyeh-leyeh malas-malasan di rumah, makanya nggak mau jadi ibu rumah tangga”. Membaca DM itu, dari seseorang yang bahkan tidak pernah berbicara … Read more Feminis Tak Bisa Masak? Masa sih?


Realita Perempuan Desa Menyebabkan Sulitnya Pemberdayaan

Beberapa waktu lalu, saya sempat mengobrol ringan dengan ibu saya perihal sebuah gagasan untuk memberdayakan perempuan, khususnya di desa saya. Setelah menjelaskan panjang lebar siapa saja sasarannya, akan seperti apa kegiatannya, tujuannya apa, dan sebagainya, akhirnya ibu saya hanya menjawab, “Itu tidak akan berhasil. Pasti.” Walaupun sedikit kecewa dengan pendapat beliau, saya masih penasaran, bertanya … Read more Realita Perempuan Desa Menyebabkan Sulitnya Pemberdayaan


Ika Vantiani: Ganti Penjalasan Kata Perempuan Dalam KBBI

Ika melihat bahwa dialog ini penting untuk membangun kesadaran tentang bias gender yang ada. “Karena ini kamus besar bahasa Indonesia. Setiap orang yang belajar bahasa Indonesia, akan dibandung cara pandangnya melalui kamus ini. Penjelasan kata perempuan menjadi bahaya karena membangun narasi perempuan di Indonesia. Acuan yang paling bendar dan paling lengkap.”


Kamu, Aku, dan Sepatu

“Kenapa sih, kamu beli sepatu terus, padahal di rumah sudah banyak?” Aduuuh…lagi-lagi keluhanmu. Serba salah, deh. Kalau aku tidak mengajakmu ikutan belanja, kamu langsung merengut dan bisa ngambek seharian. Kamu juga akan terus-terusan menelepon atau mengirimiku pesan singkat, bertanya mengenai keberadaanku. Meributkanku yang menurutmu terlalu lama di luar rumah. (Padahal, astaga…aku ‘kan, tidak keluyuran sampai … Read more Kamu, Aku, dan Sepatu


Nasab

Ruang perawatan bayi selalu berisik ketika lewat tengah malam. Sayangnya, orang-orang tidak pernah mendengar setiap bisik dan jeritan yang saling balas dari kami, para bayi dalam kotak-kotak kecil berisi kasur hingga inkubator. Hari ini, teman kami Petra kembali setelah sebelumnya diadopsi bos pabrik kretek besar selama sehari. Ya, kami sepakat memanggilnya Petra, setidaknya sampai ibu … Read more Nasab


Yakin Ikut Kelas Poligami?

Baru-baru ini kembali lagi saya melihat brosur “kelas poligami” di Instagram dan whatsapp saya—kelas ini bahkan sempat-sempatnya hadir di tengah pandemi yang belum selesai ini. Sependek pengamatan saya, “kelas poligami” ini  sudah hadir sejak 2018, konsisten dengan selalu menyuguhkan praktisi yang mempunyai istri lebih dari 1. Masing-masing dari mereka akan memberikan materi, seperti: cara cepat dapat … Read more Yakin Ikut Kelas Poligami?


Dimanakah Ilmuwan Perempuan Indonesia?

Saya yakin tidak banyak dari kita yang tahu bahwa 11 Februari merupakan international day of women and girls in science. Perlu kita ketahui, jumlah perempuan di bidang matematika dan ilmu pengetahuan alam (MIPA) kecil. Berdasarkan data UNESCO, dibandingkan lelaki, hanya ada 30% peneliti perempuan di dunia dan hanya 35% perempuan yang mendaftar untuk belajar Science, … Read more Dimanakah Ilmuwan Perempuan Indonesia?


Bukan #TimIstriSah tapi #TimDukungPerempuan

Perempuan saling membantu sesama perempuan

Para perempuan yang memberi (atau diberi) label ‘istri sah’ dengan sengaja membawa kamera dan mendokumentasikan perlakuan kasar atau mengintimidasi terhadap perempuan yang ditengarai sebagai ‘pelakor’ lalu menyebarkan di media sosial pribadi mereka atau mengirimkan ke akun media sosial yang memiliki angka follower fantastis dengan harapan video tersebut dibuat viral. Tidak sedikit akun media sosial yang … Read more Bukan #TimIstriSah tapi #TimDukungPerempuan


Adakah Cara Menjadi Feminis Kristen?

Sebagai seorang perempuan yang belajar teologi, saya mengenal teologi feminis pertama kali sebagai sebuah mata kuliah di program S1 Teologi. Lantas apakah semua yang mengambil kuliah tersebut menjadi seorang teolog feminis? Tentu tidak. Saya ingat seorang teman laki-laki yang mengambil kelas teologi feminis baru-baru ini mengatakan kepada saya: “Jangan sekolah mulu Ca, nanti keterusan, nggak … Read more Adakah Cara Menjadi Feminis Kristen?


Kenapa Ibu Saya Lebih Unggul dari Lelaki

Perempuan tak ubahnya seperti objek yang hanya dinikmati saja. Anggap saja, rumah sebagai penjara yang menyesakkan serta pekerjaan rumah tangga yang dianggap satu satunya pekerjaan yang dianggap pula sebagai simbol kasih sayang seorang perempuan terhadap keluarganya. Kita semua tahu bahwa perempuan bisa melakukan apa yang laki-laki lakukan. Yang menjadi pertanyaan disini adalah, mengapa harus perempuan … Read more Kenapa Ibu Saya Lebih Unggul dari Lelaki


Forum Pemberdayaan Perempuan yang Memperdaya

Seiring dengan perkembangan zaman dan perkembangan pola pikir perempuan, banyak sekali forum-forum perempuan yang lahir. Visinya sih ‘mewadahi’ perempuan-perempuan untuk terus berpikir dan melawan patriarki. Misinya membuat agenda-agenda yang ‘katanya’ progresif. Tapi, apakah wadah tersebut benar-benar mewadahi para pemikir perempuan? Wadah-wadah ini perlu dicurigai dan kita perlu lebih jeli pada penyelenggara acara. Mengapa para perempuan … Read more Forum Pemberdayaan Perempuan yang Memperdaya


Ideologi

Membungkuk di balik tirai-tirai dominasiMelebur, melebur, melebur, dan hancurRiasannya tentu telah lebih dulu lunturRentang pasrah dan juangnya bak tali temali Hendak ia hitung dan eja seluruhnyaTerlara-laraNelangsaMeranasebab vagina melekat pada dirinya Tiada lagi sukar akan sorai yang membentangSampai meregang keberadaan jiwanya yang kian liyan Apapun selainnya menjadi nista yang malang melintangNanah yang lebih dulu mekar tak … Read more Ideologi


Perhiasan Peradaban

Berguna bagi semua itu sebuah harapanKelak dibutuhkan atau tidak, tak menjadi sebuah bebanMemiliki keintelektualan merupakan sebuah keharusanSemua itu agar terhindar dari bentuk penindasan Mereka berpikir,jika perempuan diam dunia akan indah bak surgaMereka berpikir,jika perempuan diam dunia terasa menjadi istana Tanpa berpikir panjang,mereka akan kehilangan sosok yang berharga untuk masa depanTanpa berpikir ulang, sungguh mereka kehilangan … Read more Perhiasan Peradaban